Pertanyaan
yang sering kali timbul dalam diri kita adalah “ Akan Jadi Apa Aku Nanti”.
Terlebih lagi kita sebagai mahasiswa sering kali berkata “Lulus kuliah nanti
apakah saya akan mendapatkan pekerjaan yang layak, sedangkan sekarang saja
begitu banyak sarjana yang manjadi pengangguran”. Kata-kata itu memang manjadi
hal yang wajar untuk dipertanyakan. Bahkan ada juga dari kita yang berkata “
Lulus kuliah saya bingung mau kerja apa, mengandalkan untuk menjadi pegawai
negeri saat ini susah, mencari kerja juga susah”.
Di
dalam diri kita, seringkali kita berkata, apakah nanti setelah lulus kuliah
saya akan:
1. Kuliah
lagi
2. Menikah
3. Membuat
usaha sendiri
4. Keliling
dunia
5. Menjadi
sukarelawan, dll
Jika
dipikir-pikir lagi, semua itu memang butuh banyak pertimbangan, terlebih lagi
menyangkut maslah keinginan. Didalam menentukan ingin menjadi apa, keinginanlah
yang sangat berperan. Jika kita mempuanyai keinginan yang kuat untuk menjadi
apa, maka sia-sia kita menghabiskan waktu dan uang orang tua kita selama ini.
Karena keinginnya saja tidak ada.
Berbicara
lagi tentang akan menjadi apa nantinya, sebagian dari kita sudah ada mempuanyai
planing akan melakukan apa setelah lulus nanti. Salah satunya ada yang ingin
menikah setelah wisuda, ada juga yang ingin lanjut kuliah sampai S2 dan ada
juga ingin membuka usaha sendiri. Sekarng yang menjadi masalah utama bukan kata
“akan menjadi apa aku nanti”, tetapi, bagaimana cara kita untuk mencapai apa
yang kita inginkan dan cita-citakan. Yang terpenting jangan pernah menyerah dan
putus asa. Selalu berjuang dan semangat mejalani kehidupan ini. Terutama
kehidupan pasa masa kuliah. Diman banyak tugasm banyak godaan yang datang, dan
sebagainya.
Seperti
yang dikatakan oleh Mario Teguh “ Tuhan, aku tak tahu nanti aku akan jadi apa,
tapi aku nanti jadi-jadikanlah aku yang terbaik”[2]. Dari kata-kata yang
disampaikan Mario Teguh tersebut jelas kita bisa melihat, meski kita tidak tahu
nantinya akan menjadi apa, akan tetapi kita tetap harus berusaha untuk
menemukan apa yang pantas untuk kita kerjakan dan kita berusaha menjadi yang
terbaik ketika kila telah menemukan apa yang pantas untuk kita kerjakan.
Oleh
karena itu, dalam menentukan akan menjadi apa nantinya, hal utama yang harus
diperkuat adalah keinginan, kerja keras dan tetap berusahan serta semangat.
Agar yang dicita-cita tercapai dan juga kata “akan menjadi apa aku nanti” tidak
lagi menjadi permasalahan yang membuat kita dilema.
Sumber:


